Sekapur Sirih
Salam Reformasi !
Partai Amanat Nasional adalah partai masa depan. Itulah yang diyakini oleh seluruh Kader dan simpatisan PAN dimanapun berada. Hal ini tentunya amatlah beralasan, apalagi melihat gelagat dan geliat PAN belakangan ini yang menunjukkan trend positif sebagai partai yang mulai mendapatkan tempat permanen di hati masyarakat. Dalam berbagai Pemilihan Kepala Daerah di Indonesia, baik gubernur, walikota, maupun bupati, secara keseluruhan PAN menempati nomer dua setelah Partai Golkar dalam menempatkan kader, maupun calon yang diusung, sebagai pemenang Pilkada. Kasus terbaru yang masih sangat hangat di benak kita adalah kemenangan pasangan HADE ( Achmad Haryawan – Dede Yusuf ) di Pilkada Gubernur Jawa Barat, yang seketika menyentak perhatian bukan cuma masyarakat Jawa Barat tapi seluruh masyarakat Indonesia.
Belum lagi, PAN terus menunjukkan eksistensi di bidang regulasi politik, dimana PAN adalah Partai yang pertama kali secara terbuka menyatakan tidak akan menggunakan aturan nomor urut, tetapi tetap berkeyakinan bahwa suara terbanyaklah yang paling pas untuk mengakomodasi kader-kadernya yang bersemangat mengikuti perhelatan Pemilu 2009 mendatang. Artinya, PAN menjunjung tinggi keinginan masyarakat yang telah dengan ikhlas menjatuhkan dukungan terbanyaknya pada seorang calon, meskipun calon tersebut tidak berada pada nomer urut jadi. Hal ini memang berat bagi kader-kader, yang sekarang secara terbuka bersaing memperebutkan simpati rakyat, baik di tingkat DPR-RI, DPRD Propinsi maupun DPRD Kota/Kabupaten. Paling terutama lagi, akan amat berat bagi kader-kader yang berada di kepengurusan pusat, ataupun mereka-mereka yang saat ini sudah duduk di kursi empuk DPRI-RI di Senayan.
Dan, yang tentunya amat membanggakan adalah kiprah Ketua Umum DPP PAN kita sdrku. Soetrisno Bachir ( SB ) yang telah me-launching eksistensi dirinya, mengiklankan pernyataan sebagai ketua umum sebuah partai yang siap menjadi kuda hitam baik dalam arena Pemilu, maupun Pilpres 2009. SB saat ini mulai sejajar dengan tokoh-tokoh politik partai lain, dan bukan tidak mungkin akan dilirik—paling tidak—menjadi kandidat Wapres. Dan “Kepercayaan diri saya itu akan tumbuh jika PAN memiliki 100 kursi di DPR-RI”, kata SB di dalam sebuah kesempatan menyampaikan langkah-langkah politiknya menuju 2009.
Semua hal di atas, tidak terlepas dari kekuatan sebuah komunikasi dan informasi yang bersifat amat strategis. Oleh karenanya, saya selaku Ketua Badan Komunikasi dan Informasi Strategis ( BASIS ) DPWN PAN Kalimantan Barat menyampaikan penghargaan yang setinggi-tingginya atas upaya tim kreatif BASIS DPW PAN Kalbar yang telah menyelesaikan dan meluncurkan media komunikasi dan informasi internal DPW PAN Kalbar dalam sebuah weblog dengan alamat : http://www.pankalbar.org.
SY. IZHAR ASSYURI
Ketua Badan Komunikasi dan Informasi Strategis
DPW PAN Kalimantan Barat